Pin It

10 May 2018

Misteri Dan Keanehan Asteroid Oumuamua

InfoKami.Net - Hallo pembaca setia InfoKamiNet, malam ini kita akan membahas Misteri Dan Keanehan Asteroid Oumuamua. Sebuah asteroid misterius terdeteksi berada di Tata Surya lalu dinamakan Oumuamua. Oumuamua ditemukan pada 19 Oktober 2017 dan awalnya dicurigai sebagai UFO. Batu berbentuk pipih ini pernah berada di jarah terdekat dengan Bumi, yaitu 33 ribu kilometer. Asteroid ini berjalan dengan kecepatan sekitar 30 kilometer per detik. Para ilmuwan dari Universitas Toronto, Kanada, secara bertahap berhasil membuka sedikit demi sedikit tabir Oumuamua.

Misteri Dan Keanehan Asteroid Oumuamua

Menurut Kepala Peneliti Universitas Toronto, Alan Jackson, Oumuamua berasal dari sistem bintang biner, yaitu sistem bintang yang memiliki dua bintang yang terhubung dengan gravitasi. Dalam penelitian, ia dan ilmuwan lainnya mencari tahu tentang efisiensi sistem bintang biner pada sebuah objek. Mereka menemukan bahwa benda berbatu seperti Oumuamua diperkirakan berasal dari biner ketimbang sistem bintang tunggal.

"Ini sangat janggal, karena objek pertama yang kita lihat berasal dari luar sistem Tata Surya kita adalah asteroid. Sedangkan, komet lebih mudah untuk ditemukan (asalnya) di sistem Tata Surya," kata Jackson, dilansir situs Mirror, Selasa, 20 Maret 2018.

Ia juga menyatakan bahwa asteroid sering keluar dari sistem biner beberapa kali saat pembentukan formasi planet. Dengan terjawabnya asal muasal Oumuamua ini, Jackson mengklaim, dengan objek tersebut dirinya dan tim ilmuwan bisa mendapatkan lebih banyak jawaban lagi.

"Dengan cara yang sama saat menggunakan komet untuk mengerti formasi planet di sistem Tata Surya kita, bisa jadi, objek aneh ini memberitahu menerangkan bagaimana planet berfirmasi di sistem Tata Surya lain," tutur Jackson.

Keanehan Asteroid Oumuamua

Astronom telah mendeteksi Asteroid Oumuamua yang merupakan tamu pertama luar Tata Surya menyambangi sistem tersebut pada Oktober lalu. Ilmuwan menamai ‘tamu’ pertama itu adalah Oumuamua. Nama objek luar Tata Surya itu diambil dari bahasa Hawaii, yang berarti ‘utusan pertama yang dari lokasi jauh’.

Ternyata setelah didalami, astronom menyadari profil Oumuamua berbeda dengan yang selama ini diyakini ilmuwan. Dalam rincian yang diberikan di jurnal Nature, dikutipThe Verge, Selasa 21 November 2017, profil Oumuamua ternyata berwarna gelap dan kemerahan, mirip dengan benda di Tata Surya bagian luar.

Oumuamua tidak dikelilingi punya gas atau debu, seperti pada komet pada umumnya. Profil unik lainnya, bentuk Oumuamua membentang panjang dan langsing, bentuknya seperti pena tapi aneh. Panjangnya diperkirakan seperempat mil, 10 kali lebih panjang dari lebar Oumuamua. Dengan profil demikian, membuat Oumuamua tak seperti asteroid di Tata Surya, sebab batu antariksa di Tata Surya tak ada yang bentuknya begitu memanjang.

Astronom juga menduga Oumuamua telah melakukan perjalanan jutaan tahun sebelum masuk menjadi tamu di lingkungan Tata Surya. Menurut data astronom, Oumuamua muncul dari arah konstelasi Lyra, tetapi asal usul asteroid unik ini belum diketahui.

"Rencana kami yaitu memantaunya sampai akhir tahun ini, sehingga kami bisa mendapatkan masukan terbaik dan menemukan dari mana asal asteroid ini," jelas pemimpin studi pengamatan dari Institut Astronomi Universitas Hawaii, Karen Meech.

Misteri Dan Keanehan Asteroid Oumuamua

Oumuamua melewati titik terdekat Matahari pada 9 September, dan kemudian makin mendekat Bumi dengan jarak 24 juta kilometer pada 14 Oktober 2017. Kemudian, pada 19 Oktober terdeteksi astronom melalui pengamatan teleskop Pan-STARRS1 di Hawaii. Jarak Oumuamua dengan Bumi itu sekitar 60 kali jarak Bumi ke Bulan. Objek antarbintang ini masuk ke Tata Surya dengan kecepatan 158.360 kilometer per jam.

Saat awal dideteksi, Oumuamua pertama kali diklasifikasikan sebagai komet. Namun dalam penelitian seksama, Oumuamua tidak memiliki awan gas dan debu yang umum ada pada komet, maka astronom beralih mengidentifikasi Oumuamua sebagai asteroid. Selanjutnya, analisis lintasan Oumuamua menunjukkan objek ini datang ke Tata Surya dengan jalur hiperbolik. Bukti ini membuat astronom meyakini Oumuamua datang dari luar Tata Surya.

Diteliti lebih dalam, Oumuamua ternyata tidak memiliki pertemuan gravitasi dengan planet-planet lain di Tata Surya. Bukti tersebut membuat astronom yakin banget Oumuamua merupakan objek dari ruang antarbintang.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers

Follow by Email