Pin It

31 August 2017

Inilah Dewi Ariani, Pramugari Cantik KA Wisata Priority

Infokami.Net - "Selamat pagi, silakan masuk," tutur pramugari cantik kereta api wisata priority di stasiun Gambir. Pramugari cantik tersebut adalah Dewi Ariani (24), salah satu prami (pramugari) di KA Wisata Priority. Dalam satu kali perjalanan terdapat satu orang prami atau prama (pramugara), seorang insinyur merangkap operator, Captain Crew, serta cleaning service.


Tak seperti pramugari kereta pada umumnya, Dewi mengenakan seragam warna biru tua dengan potongan rok panjang. Wanita kelahiran Blitar, 18 Desember 1993 ini sudah dua tahun bekerja di PT Reska Multi Usaha yang merupakan anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia.

"Sebelum penempatan Jakarta, saya sempat mendapat penempatan di Surabaya kemudian Cirebon," tutur Dewi.

Menjadi prami KA Wisata adalah kebanggaan tersendiri bagi Dewi. Betapa tidak, ia bisa bertemu orang dengan berbagai latar belakang.

"Mulai dari kepala negara, menteri, sampai pejabat. Turis asing juga, sangat menyenangkan," katanya.

Sebagai prami di KA Wisata Priority, tugas Dewi tidaklah sepele. Ia harus menyediakan dan menghangatkan semua makanan, melayani semua penumpang, serta memberikan pelayanan yang maksimal.

Pertama, para penumpang KA Wisata Priority akan disuguhi welcome drink berupa jus buah segar. Kemudian, Dewi menghangatkan sup sebagai appetizer dan menghidangkan makanan utama.

Suguhan makanan tak sampai di situ. Sepanjang perjalanan, penumpang boleh mengambil camilan juga teh dan kopi sepuasnya. Camilan biasanya berupa aneka panganan rebus (jagung, ubi, singkong, kacang), hingga tempe mendoan.

Sampai saat ini, KA Wisata Priority berangkat dari Jakarta tiap Jumat malam dan pulang kembali pada Minggu malam. Tujuannya adalah Yogyakarta dan Solo.

Setelah makan malam, Dewi membagikan selimut karena pendingin udara di kereta cukup kencang. Namun seringkali ia tak tidur, berjaga-jaga jika penumpang membutuhkan sesuatu. Tak hanya prami dan prama, tapi juga operator hingga cleaning service harus selalu siap melayani selama perjalanan kereta api.

Bagi Dewi, hal yang paling menjadi tantangan selama menjadi prami di KA Wisata adalah stamina.

"Harus punya stamina yang fit, karena saat penumpang tidur, kami tidak boleh lengah. Kami juga membawa nama PT KA Pariwisata," imbuhnya.


Foto diatas adalah gerbong kereta api wisata priority saat perjalanan dari Jogjakarta menuju Jakarta, Minggu (6/8/2017). Kereta wisata kelas priority ini memiliki fasilitas antara lain Audio Visual On Demain (AVOD) di setiap kursi penumpang, Mini Bar, TV 52 Inch, Crew Khusus, Toilet Khusus dan Kursi yang lebih nyaman dari kelas eksekutif, harga tiket mulai dari Rp 750.000 sudah termasuk jasa restorasi 1x makan dan minum.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers

Follow by Email