Pin It

04 July 2017

Uang Jutaan Hilang Bisa Kembali Utuh Berkat Kejujuran Wanita Penjual Sayur Asal Tamanwinangun Kebumen

Infokami.Net - Kali ini kami akan berbagi kisah inspiratif tentang kejujuran seorang wanita pedagang sayur keliling di Kebumen. Inilah kisah kejujuran dibalik penemuan uang jutaan rupiah yang viral di Kebumen, kejujuran seorang wanita warga Tamanwinangun, Kebumen ini patut diapresiasi. Ya, para Netizen tentunya masih ingat, tentang berita penemuan uang jutaan rupiah pada Kamis (29/6/2017) yang ditemukan oleh penjual sayur bernama Widiyanti (32), warga Dukuh Kebanaran Rt 02 Rw VII Kelurahan Tamanwinangun, Kebumen yang diserahkan ke polisi beberapa waktu lalu.


Kini uangnya telah kembali kepada pemiliknya, Haji Khodirin (44), warga Rt 4 Rw 6 Kelurahan Tamanwinangun, Kebumen, Jawa Tengah pemilik uang Rp. 2,959,000 yang sempat menggemparkan jagat Media Sosial beberapa hari terkahir. Khodirin mengetahui uangnya ditemukan melalui kabar berita Online serta Facenook yang dilihat anaknya. Berikut fakta fakta yang kami rangkum saat uangnya diserahkan kepada Haji Khodiri dari Polsek Kebumen.

1. Haji Khodirin adalah penjual ayam. Kepada Polisi Khodirin mengaku sangat berterimakasih sekali kepada orang yang telah menemukan uangnya dan mengamankan uang itu, sehingga masih utuh.

2. Menurut dia, uang hasil jualan ayam tersebut rencananya akan disetorkan kepada pemilik ayam setelah dirinya berjualan di pasar Kebumen.

3. Selain berjualan ayam di pasar, Khodirin juga melayani penjualan ayam di rumahnya. Pada saat mengetahui hilangnya uang hasil dagangan ayam nya itu, Dirinya sudah mencari hingga memutar jalur yang dilewatinya hingga tiga kali namun tidak juga ketemu.

4. Kepada Kapolsek Kebumen Iptu Mardi, SH, MM, Khodirin mengatakan, karena jalur Tugu Lawet Kebumen di buat searah selama lebaran, dirinya harus melewati simpang empat Kembaran (tempat ditemukannya uang) untuk menghindari putar balik di alun alun Kebumen yang jaraknya lumayan jauh.

5. Uang ditemukan di simpang empat Kemabaran, sesuai jalur yang dilaluinya. Selanjutnya diserahkan polisi di Pos Pengamanan Lebaran Tugu Lawet Kebumen.

6. Widiyanti (32) penemu uang jutaan rupiah itu adalah, seorang pedagang tenongan, warga Dukuh Kebanaran Rt 02 Rw VII Kelurahan Tamanwinangun.

7. Widiyanti (32) penemu uang jutaan rupiah itu adalah, seorang pedagang tenongan, warga Dukuh Kebanaran Rt 02 Rw VII Kelurahan Tamanwinangun

8. Khodirin mengetahui uangnya ditemukan melalui kabar berita Online serta FB yang dilihat anaknya.

9. Khodirin yakin uang itu adalah miliknya, selanjutnya langsung ke Polsek Kebumen dan menemui Kapolsek Kebumen.

10. Untuk meyakinkan bahwa itu adalah uangnya, dirinya sempat diajukan beberapa pertanyaan dari polisi. Menurut keterangan Kapolsek Kebumen, semua pertanyaan dapat terjawab tanpa hambatan.

11. Kapolsek yakin itu adalah uang Khodirin.

Nah, setelah Kapolsek yakin itu adalah uang Khodirin yang hilang, uang pun dikembalikan ke Khodirin utuh tanpa kurang sedikitpun.

Kejujuran Wanita Penjual Sayur

Kisah tentang kejujuran datang dari sosok Widiyanti (33), seorang penjaja sayur keliling di Kebumen, Jawa Tengah. Siang itu, Kamis (29/6/2017), wanita setengah baya itu menemukan segepok uang jutaan rupiah yang terbungkus dalam kantung plastik di Simpang Empat Kembaran. Meski tak bertuan, warga RT 2 RW 7, Dukuh Kebanaran, Kelurahan Tamanwinangun tak lantas tergiur. Kejujuran yang selalu menjadi prinsip hidup, menuntunnya untuk mencari siapa pemilik uang itu.

Kapolsek Kebumen Iptu Mardi mengungkapkan, Widiyanti nampak tergopoh-gopoh saat sampai di Pos Pengamanan Tugu Lawet, Kebumen. Dirinya memutuskan untuk menyerahkan segepok uang tersebut kepada polisi yang tengah berjaga di dalam pos. Mardi yang menerima langsung uang temuan itu terharu atas kejujuran Widiyanti. Dirinya berjanji akan menyebarluaskan kabar penemuan uang tunai itu.

"Kami salut atas kejujuran saudari Widiyanti, sudah jarang orang yang mempunyai sifat jujur sekarang ini," kata Mardi.

Dirinya mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan uang di lokasi yang dimaksud untuk datang ke Pos Kembaran.

Kejujuran seperti inilah yang harus dijaga dan ditiru oleh kita semua. Kejujuran Widiyanti seakan menjadi oase di tengah krisis moral yang terjadi di negeri kita.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers

Follow by Email