Pin It

17 February 2017

Sababay Winery, Wine Asal Bali Berkelas Dunia

Infokami.Net - Kali ini kami akan berbagi info mengenai wine asli Indonesia yakni Sababay Winery. Nama Sababay berasal dari lokasi di mana kilang anggur ini berada, yaitu Teluk Saba (Saba Bay) berada di wilayah Gianyar, Bali. Brand ini 100% produksi lokal, dari para pekerja dan pemiliknya berasal dari Indonesia. Brand Wine ini telah beberapa kali meraih penghargaan International di ajang AWC Vienna Wine challenge. AWC Vienna merupakan kompetisi wine terbesar di dunia dengan jumlah peserta sebanyak 1800 wine producer dari 40 negara-negara di dunia.


Dua produk Sababay yaitu White Velvet dan Moscato d’Bali meraih medali perak sementara Sababay Reserve Red mendapatkan Seal of Approval. Sebelumnya Sababay Moscato d’Bali telah memenangkan penghargaan perak dari Singapore Wine & Spirits Awards 2014, dan menyabet tiga medali di ajang CWSA 2015 (Cina Wine & Spirits Awards). Selain China, Japan Wine Challange 2015 juga menganugerahi Seal of Approval untuk Ludisia serta Moscato d’bali. Selanjutnya, Sababay White Velvet juga meraih medali perunggu di Korean Wine Challenge baru-baru ini (KWC).

“Hal ini mematahkan persepsi bahwa Indonesia tidak dapat memproduksi wine berkualitas. Penghargaan-demi penghargaan juga menempatkan Indonesia di peta penghasil wine berkualitas dunia. Dia mengatakan tanaman anggur dapat tumbuh dengan baik di Indonesia dengan iklim yang cenderung kering dengan suhu udara malam hari yang cukup dingin. “Dengan pemilihan lokasi serta varietas anggur yang tepat, budidaya anggur di Indonesia dapat memberikan hasil yang sangat memuaskan bagi petani anggur dan produsen wine local”.

PT Sababay Industry didirikan Mulyati Gozali tahun 2010 terbukti tidak sekadar membangun bisnis, tetapi juga mengembangkan misi agar petani dapat hidup layak dan mendapatkan hasil yang adil. Sababay mendapatkan suplai anggur untuk produksi wine dari petani lokal di Buleleng, Bali. Dengan menggagas konsep corporate farming, Sababay melakuan kemitraan dengan petaniuntuk penjualan anggur secara eksklusif dengan harga yang wajar.

Sistem ini menciptakan siklus produksi dan panen yang berkelanjutan dan mutu hasil panen yang stabil. Kolaborasi dari sistem kendali suhu yang canggih serta teknik irigasi lahan yang baik dan seleksi rootstock yang lebih seksama memungkinkan Sababay Winery untuk mengubah anggur mencapai nilai jual tertingginya. Selama beberapa tahun terakhir, kawasan Utara Bali telah berkembang menjadi pusat perkebunan anggur dan produksi wine. Diluncurkannya rangkaian wine New Latitude menjadi konfirmasi akan kecocokan dan potensi dari budidaya anggur Alphonse Lavallée di kawasan tropis ini.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers

Follow by Email