Pin It

27 January 2017

Cinta Sejenis Motif Pembunuhan Di Banjurpasar, Buluspesantren, Kebumen

Infokami.Net, KEBUMEN - Misteri perampokan dan pembunuhan yang menimpa Sugeng Wahyudi (42) di desa Banjurpasar, Buluspesantren, Kebumen pada hari Sabtu (21/1/17) akhirnya bisa diungkap oleh Sat Reskrim Polres Kebumen. Tiga orang pelaku diamankan beserta barang bukti berupa satu unit mobil Avanza warna putih bernomor polisi AA 8965 ND, satu unit sepeda motor Honda CBR warna hitam nomor polisi AA 2641 FJ dan beberapa unit handphone.


Ketiga pelaku yakni DOH alias Pentong (20), EMS (25) dan ES (29). Ketiganya warga Desa Karangcengis, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga. Para pelaku ditangkap di Bekasi dan Tengerang dalam waktu yang hampir bersamaan.

Cinta Sesama Jenis

Sesuatu yang mengejutkan adalah latar belakang dari pembunuhan tersebut. Polisi menduga bila pembunuhan sadis itu dilatarbelakangi cinta sesama jenis atau populer disebut gay atau transgender (LGBT).

Kapolres Kebumen, AKBP Alpen SIK MH, mengatakan, dendam menjadi motif utama para pelaku. Tersangka bernama DOH alias Pentong (20), sakit hati setelah diputus hubungan oleh korban.


"Awalnya hanya ingin mengambil handphone milik korban yang berisi rekaman saat mereka (DOH dan korban) berhubungan. Pelaku yang lain mengajak sekalian ambil barang barangnya," kata Alpen, Jumat (27/1/2017).

Kronologi Kejadian Pembunuhan Di Banjurpasar

Kejadian bermula ketiga pelaku berangkat dari Purbalingga pada Jumat (20/1/2017) malam menggunakan satu sepeda motor. Para pelaku sampai di rumah korban pada Sabtu (21/1/2017) dini hari. Sesampai di depan rumah korban, para pelaku masuk ke dalam. Tanpa basa basi, para pelaku langsung menyerang korban menggunakan pisau, tongkat besi.

"Korban memberikan perlawanan, lalu pelaku menjerat leher korban menggunakan kabel magic com yang ada di dalam rumah korban," kata Alpen, Jumat (27/1/2017).

Korban ditemukan bersimbah darah dengan luka menganga di leher, selain itu kabel magic com juga masih melilit di leher korban. Setelah menghabisi korban, para pelaku pergi membawa mobil serta motor korban ke arah Jakarta.

Sesampainya di daerah Cipayung, Depok, tepatnya di sebuah rumah makan, ban mobil korban yang dibawa pelaku gembos. Pelaku meninggalkan mobil itu begitu saja dan membuang kuncinya.

"Di lokasi ini ketiganya berpisah. DOH ke rumah kontrakan ayahnya di Jatiasih, Bekasi sedangkan EMS dan ES ke kawasan Pondok Aren, Tangerang. Mereka ditangkap di persembunyiannya masing-masing oleh Unit Resmob Sat Reskrim Polres Kebumen," kata Alpen.

Sepatu Jadi Petunjuk Polisi

Terungkapnya kasus ini berkat adanya temuan barang bukti di lokasi. Bukti kuat yang mengarah ke pelaku yakni sepasa sepatu milik pelaku DOH alias Pentong. Sepatu ini dibuang ke dalam sumur untuk menghilangkan jejak.

"Saat olah TKP, tim Inafis menemukan sepasang sepatu di dalam sumur. Sepatu itu tersangkut di jaring yang sengaja dipasang untuk melindungi sumur agar sampah tidak jatuh ke air," kata Alpen, Jumat (27/1/2017).

Sepasang sepatu inilah yang jadi petunjuk polisi mengungkap siapa pelaku pembunuhan keji itu. Berbekal selembar foto, polisi mengejar DOH. Foto yang ditemukan di rumah korban yakni foto korban bersama DOH saat keduanya masih menjalin hubungan.

"Kami cocokkan foto itu dengan sepatu yang ditemukan. Hasilnya identik," kata Alpen.

Tim yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Kebumen, AKP Nur Kholis Hirmawan itu pun mencari keberadaan DOH. Hingga ketiganya tertangkap di tempat terpisah di Bekasi dan Tangerang. Ketiganya dihadiahi timah panas di kaki lantaran berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap.


"Tim reskrim maraton mengejar pelaku hingga ke Bekasi dan Tangerang. Barang barang korban yang hilang juga ditemukan," ujar Kasubbag Humas Polres Kebumen, AKP Willy Budianto. AKBP Alpen berterima kasih kepada masyarakat yang membantu memberikan informasi yang berguna dalam pengungkapan kasus tersebut. Dia juga mengapresiasi kinerja bawahannya yang sejak pembunuhan itu terjadi tanpa henti melakukan pengejaran hingga pelaku tertangkap.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers

Follow by Email