Pin It

13 August 2016

Uji Performa VGA Card ASUS ROG STRIX RX 480

Setelah AMD merilis Radeon RX 480 ke pasar, beberapa waktu lalu, kartu grafis tersebut telah hadir dalam berbagai versi custom, salah satunya adalah ASUS ROG STRIX RX 480. Mengusung nama Republic of Gamers, kartu grafis yang menggunakan GPU Polaris ini tampil dengan berbagai fitur premium yang dimiliki ASUS.


ROG STRIX RX 480 hadir dengan bodi yang jauh lebih kokoh ketimbang RX 480 versi reference. Kartu grafis ini hadir dengan penyalur panas yang dibalut dengan bodi berbahan metal.

Selain itu, ia juga dilengkapi dengan penyangga belakang yang dirancang untuk melindungi PCB bagian belakangnya, terutama ketika saat pemasangan.
Selain lebih kokoh, ROG STRIX RX 480 juga hadir dengan sistem pendingin khusus, DirectCU III. Sistem pendingin yang memanfaatkan tiga kipas ini mampu menghadirkan performa pendinginan 30 persen lebih lebih baik ketimbang RX 480 versi reference, dan 3 kali lebih senyap.
Ada beberapa rahasia lain di balik performa pendinginan pada kartu grafis ini. Pertama, baling-baling kipas yang didesain khusus untuk menghadirkan aliran udara yang lebih baik.

Baling-baling yang telah dipatenkan ini mampu menghadirkan aliran udara yang lebih kencang dengan tekanan udara hingga 105 persen lebih tinggi.

Sementara rahasia kedua adalah teknologi Fan Connect, yang memungkinkan sistem PC untuk ikut mendeteksi suhu pada GPU. Sistem ini memungkinkan acuan suhu tidak hanya bergantung pada CPU, sehingga sistem pendinginan casing bisa disesuaikan dengan suhu CPU dan GPU secara real-time.

ASUS mengklaim, ROG STRIX RX 480 memiliki ketahanan komponen yang lebih baik. Kartu grafis ini dibuat dengan teknologi Auto-Extreme, yang dikerjakan tanpa campur tangan manusia. Keunggulannya, penempatan komponen yang sangat presisi, sehingga dapat meningkatkan ketahanan hardware.

Tidak hanya lebih kokoh dan lebih tahan banting, ROG STRIX RX 480 juga tampil dengan desain yang lebih bergaya. Ia hadir dengan fitur Aura Lighting yang memungkinkan penggunanya untuk memilih tampilan warna lampu LED pada kartu grafis ini sesuai dengan keinginan.

Aura Lighting juga memiliki berbagai mode tampilan yang bisa dipilih sesuai keinginan, mulai dari mode Static, Breathing, Strobing, hingga Color Cycle. Uniknya, Anda juga bisa membuat LED pada kartu grafis ini sebagai indikator suhu pada GPU.

Bagaimana dengan performanya?
Selain menarik dari segi tampilan dan bodinya, ROG STRIX RX 480 ternyata juga sangat menarik dari segi performa. Dibandingkan dengan RX 480 versireference, ROG STRIX RX 480 memiliki performa yang lebih baik dari segala sisi.

Berdasarkan pengujian sitesis menggunakan 3DMark Fire Strike, ROG STRIX RX 480 berhasil mendapatkan skor 10.929 poin atau 456 poin lebih tinggi dari RX 480 versireference. Tentu saja, skor ini belum menggambarkan potensi maksimal dari ROG STRIX RX 480 karena ia masih bisa di-overclockmenggunakan software ASUS GPU Tweak II.

Sementara itu, pengujian game juga membuktikan bila kartu grafis ini lebih kencang dari versireference-nya. Dari seluruh game yang kami gunakan untuk pengujian mulai dari The Witcher 3, GTA V, Star Wars Battlefront, Ashes of The Singularity, Far Cry Primal, hingga Rise of The Tomb Raider menunjukkan bila ROG STRIX RX 480 mampu menghadirkan rata-rata frame rate lebih tinggi.

Meski di beberapa game peningkatannya tidak terlalu signifikan, kurang dari 10fps, secara keseluruhan ROG STRIX RX 480 mampu tampil lebih baik.

Menariknya, performa yang sangat menjanjikan ini tentu akan tampil lebih baik bila dikonfigurasikan secara Cross Fire atau penggunaan kartu garfis ganda.

Hal tersebut karena hasil pengujian RX 480 CrossFire terbukti memiliki performa yang mendekati GTX 1080 yang merupakan kartu grafis kelas atas.

Kesimpulan

ASUS ROG STRIX RX 480 merupakan kartu grafis RX 480 terbaik sejauh ini. Tidak hanya memiliki desain yang menarik dan kokoh, ia juga hadir dengan sistem pendinginan yang sangat baik dan yang paling penting adalah performa yang lebih kencang.

Kartu grafis ini juga masih bisa di-overclockjika Anda menginginkannya, sehingga cocok bagi Anda yang ingin mengutak-atik potensi GPU Polaris lebih jauh.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers

Follow by Email