Pin It

26 July 2016

Memalukan, Mobil Dinas Pemkab Lamandau Dipakai Bawa Narkoba

Satreskoba Polres Lamandau menangkap tiga orang pemakai sabu. Ketiga tersangka ini justru sedang mengendarai kendaraan negara milik Pemkab Lamandau.
Penangkapan ketiga tersangka pada Selasa (19/7) sekitar pukul 3.15 WIB ini merupakan hasil pengembangan dari hasil penangkapan anggota Polres Lamandau yang menyimpan dan positif menggunakan narkotika jenis sabu. Mereka adalah GA 20 dan SW 20, warga Kelurahan Nanga Bulik, serta HL 17, warga Desa Kujan yang ternyata merupakan anak yang masih di bawah umur yang saat ini putus sekolah. Ketiganya ditangkap di jalan Trans Kalimantan, tepatnya di Simpang Sepaku persis di sekitar pos polisi setempat.


Ketiganya tak bisa berkelit setelah polisi menemukan barang haram berupa satu paket narkotika jenis sabu yang disimpan di bawah jok tengah mobil Avanza hitam berplat merah KH 24 RU.

Kapolres Lamandau AKBP. Johanes P. Siboro, melalui Kasat Narkoba Iptu Ancas Apta Nirbaya, saat menggelar jumpa pers, Jum'at (22/7/2016), menuturkan, pihaknya sudah mendapat informasi terkait aktifitas haram para tersangka dalam kurun waktu lumayan lama. "Sekitar satu bulan kita melakukan penyelidikan. Dan akhirnya pada Selasa dini hari kita dibantu dengan anggota Lantas mengamankan para tersangka," ungkapnya.

Saat mlakukan penggeledahan, lanjut dia, petugas menemukan satu paket sabu yang disimpan di bawah jok mobil bagian tengah dengan berat 0,13 gram. Saat itu juga, ketiganya langsung kita bawa ke Mapolres beserta sejumlah barang buktinya.


Dari pengakuan para tersangka juga, polisi mendapat keterangan bahwa mereka mendapatkan barang tersebut dari penjual berinisial CDT, di Pangkalan Bun. Saat menjelaskan kronologis kejadian dan dari keterangan para tersangka, diketahui bahwa GA (20) yang disebut-sebut sebagai seorang anak dari salah satu pegawai di Setda Lamandau pada Senin (18/7/2016) mengajak kedua kawannya yaitu SW, 20, dan HL, 17, berkumpul dirumah orangtuanya. Dari pertemuannya itu ketiganya sepakat membeli sabu dengan cara urunan di Pangkalan Bun dengan menggunakan mobil dinas ayah GA.

"Kemudian para tersangka berangkat ke Pangkalan Bun untuk membeli sabu. Ketiganya mengakui, sabu yang dibeli itu juga sebagian sempat digunakan tersangka HL dan SW, sedangkan sisanya dibawa pulang ke Nanga Bulik," kata Ancas. Setelah itu, Selasa (3.15 WIB) dini hari, katanya, kendaraan yang digunakan tersangka tampak lewat di Sematu Jaya menuju Nanga Bulik dan telah dipantau polisi. Kemudian kendaraan diberhentikan di dekat Pos Polisi Simpang Sepaku, dan ternyata ditemukan barang bukti 0,13 gram sabu yang dimasukkan dalam bungkus rokok.

"Atas perbuatanya, para tersangka dikenakan pasal 112 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukumam pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp.800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar," pungkasnya.

Pemkab Lamandau Ajukan Pinjam Pakai Mobil Dinas Jadi Barang Bukti

Di tempat berbeda, Wakil Bupati Lamandau Sugiyarto mengaku telah mendengar laporan dari pegawainya berkaitan adanya kendaraan dinas yang disita polisi karena menjadi barang bukti atas dugaan tindak pidana. Dalam waktu dekat ini, pemda juga bermaksud mengajukan izin pinjam pakai atas kendaraan tesebut untuk kepentingan kedinasan.


"Kalau menjadi sitaan dan telah ada pemberitahuan resminya tentu kami (pemkab) akan mengajukan izin pinjam pakai, mengingat kendaraan tersebut kami nilai sangat dibutuhkan sebagai salah satu sarana dan prasarana kedinasan. Sementara jika pada prosesnya nanti kendaraan ini diperlukan untuk penanganan perkara seperti harus dihadirkan di persidangan dan lain sebagainya tentu pemkab akan mengikuti aturannya," bebernya.

Wabup juga mengatakan, atas laporan yang pihaknya terima, mobil dinas yang biasa digunakan oleh seorang pegawai di Setda Lamandau tersebut kala itu (saat ditangkap) dipakai oleh anak pegawai pemkab tersebut, dan tentunya tanpa izin orang tuanya. Pada saat penangkapan terjadi, orang tua si anak tersebut tidak ada di Lamandau karena sedang ada dinas luar, tepatnya di Palangka Raya. (Sumber: www.tribratanews.com)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers

Follow by Email