Pin It

10 June 2016

Tips Membangun Pagar Rumah

Hingga kini tak ada aturan baku tentang tinggi pagar yang ideal untuk rumah tinggal. Jadi, bila Anda bertanya-tanya seberapa tinggi harusnya saya membangun pagar, maka jawabannya adalah relatif. Beda orang dan beda lingkungan, pastinya akan memberikan tolak ukur yang berbeda pula. Terserah Anda ingin mendirikan pagar setinggi apa. Ketinggian tersebut umumnya lebih disesuaikan dengan dua hal yakni lingkungan tinggal dan kebutuhan penghuni rumah. Kesesuaian tinggi pagar dengan dua hal ini bisa juga disebut ukuran ideal karena penggunaannya tepat guna, memberikan keamanan dan kenyamanan.


Nah, jika Anda hendak mendirikan pagar rumah dan masih merisaukan soal tingginya, coba simak sejenak ulasan menarik berikut ini:

Aturan di Lingkungan Tinggal

Aturan ini menyangkut etika hidup bertetangga. Di dalamnya termasuk regulasi pemerintah dan pengembang perumahan. Jadi, sebelum mendirikan pagar, sebaiknya ketahui dulu sejumlah aturan yang berlaku.

Contohnya bagaimana regulasi yang ditetapkan pemerintah tentang tinggi pagar yang diizinkan. Jika hunian Anda berupa perumahan cluster atau town house, penggunaan pagar tinggi bisa bertentangan dengan konsep keramahan yang dijual.

Konsultasikan rencana pendirian pagar rumah Anda dengan sejumlah pihak terkait untuk mengetahui tinggi ideal. Termasuk berdiskusi dengan tetangga agar tinggi pagar tak terkesan Anda menjauh dari lingkungan.

Kebutuhan Penghuni Rumah

Kebutuhan ini sifatnya berbeda-beda dan penting untuk diperhatikan ketika mendirikan pagar rumah. Berdasarkan kebutuhan, setidaknya ada 4 fungsi pagar yang bisa disesuaikan dengan tinggi ideal, di antaranya:

- Pelindung Area Pribadi
Gunakan pagar dengan tinggi di atas rata-rata orang dewasa (sekitar 1,8 meter), jika pembangunan pagar rumah untuk fungsi ini. Bila ketinggian dirasa kurang, bisa ditambahkan beberapa pohon tinggi di pekarangan rumah. Cara ini memberikan kesan natural dan membuat pagar tak seperti benteng.

Akan tetapi, jika desain rumah berkonsep minimalis modern, sebaiknya memakai pagar rendah. Ukurannya bisa sekitar 1,5 meter dan itu cukup untuk menjaga privasi penghuni rumah.

- Pelindung Rumah
Fungsi utama pagar lebih pada mencegah orang asing masuk rumah. Untuk fungsi ini sebaiknya membangun pagar setinggi 1,7-2,5 meter. Untuk menambah keamanan bisa ditambahkan benda lancip atau tajam seperti kaca, paku, duri dan lain-lain.

Jika ancaman gangguan hanya berasal dari hewan seperti anjing, domba dan sebagainya, tinggi pagar cukup setinggi 1,2 meter. Tak perlu berlebihan dan cukup lapisi pagar dengan jaring atau jeruji kawat untuk tindakan pencegahan.

- Pembatas Kavling
Bila rumah sudah berada di kawasan yang nyaman, aman, dan asri, sebaiknya pagar tak perlu terlalu tinggi. Pagar lebih pada hiasan dan pembatas kavling saja dan cukup setinggi 1-1,2 meter atau setinggi pinggang orang dewasa. Pagar rendah akan mempertahankan konsep rumah ramah dan terbuka. Desain pagar rendah dengan pemlihan material atau bentuk yang indah sesuai dengan konsep bangunan utama.

- Rumah Pinggir Jalan Raya
Rumah pinggir jalan itu strategis dan banyak peminat ketika dijual. Tapi, kelemahannya ialah keamanan dan kenyamanan yang rendah. Untuk itu, pagar sebaiknya dibangun tinggi sekitar 1,8-2 meter. Tinggi yang akan memberikan rasa aman dan nyaman.

Pagar yang tinggi di rumah pinggir jalan juga akan mengurangi kebisingan suara yang berasal dari lalu lalang di jalan raya. Baik itu kebisingan dari suara kendaraan hingga pejalan kaki yang lewat depan rumah. (Source : Rumahku.com)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers

Follow by Email