Pin It

11 June 2016

Sebelum Budidaya Bunga Anggrek Wajib Pahami Ini

Bunga anggrek merupakan salah satu bunga yang indah. Karena keindahan yang dimiliki oleh anggrek membuat bunga ini banyak diminati oleh orang. Bagi para pecinta bunga tentu belum lengkap rasanya kalau tidak memiliki bunga anggrek sebagai salah satu koleksi. Budidaya bunga anggrek ini cukup mudah, asal dirawat dengan baik anggrek bisa tumbuh di berbagai iklim. Pengembangbiakannya pun sangat mudah, bisa dilakukan dengan cara alami atau dengan teknik tertentu.


Indonesia sendiri dikenal sebagai pemilik bunga anggrek dengan jenis paling banyak di dunia. Di tanah air kita terdapat sekitar 3500 jenis spesies anggrek hasil dari kawin silang. Jenis anggrek yang paling banyak dikoleksi di Indonesia adalah jenis Dendrobium, karena jenis anggrek ini masih terjangkau, dan memiliki banyak warna, Perawatannya juga mudah.

Cara Menanam Bunga Anggrek

Secara umum bunga anggrek terbagi menjadi 2 jenis yaitu anggrek Epiphyt dan anggrek Terrestris atau anggrek tanah. Anggrek Epiphyt adalah jenis tanaman anggrek yang hidup menempel pada tanaman lain tapi tidak mengganggu tanaman tersebut sedangkan anggrek Terrestris adalah jenis anggrek yang hidup pada tanah humus yang subur.

Dalam budidaya anggrek kita perlu mengetahui media atau tempat untuk menanam bunga anggrek yang baik sesuai dengan jenis anggrek itu sendiri. Budidaya anggrek sebenarnya tidaklah terlalu rumit, bahkan untuk menanam bunga anggrek Anda tidak harus menggunakan pot, karena tanaman anggrek bisa menempel pada tanaman lain. Untuk lebih baiknya tentu akan lebih maksimal bila menggunakan pot tersendiri.

Lokasi yang Bagus untuk Budidaya Tanaman Anggrek

Selain memperhatikan media yang digunakan untuk menanam anggrek, Anda perlu memperhatikan lokasi untuk menanam bunga anggrek tersebut. Pilihlah lokasi yang mempunyai intensitas matahari yang cukup baik, karena pertumbuhan tanaman anggrek sangat terpengaruh dengan intensitas sinar matahari yang didapat. Usahakan untuk menyesuaikan jenis tanaman anggrek berdasarkan tingkat intensitas matahari yang didapat sehingga anggrek bisa tumbuh secara maksimal.

Berdasarkan tingkat kebutuhan intensitas cahayanya anggrek terbagi menjadi tiga jenis. Jenis pertama tanaman anggrek yang harus terkena sinar matahari secara langsung. Jenis anggrek yang cocok untuk dibudidayakan pada tempat terbuka adalah anggrek Vanda, anggrek Arachnis dan anggrek Renanthera.

Sedangkan jenis kedua adalah jenis anggrek yang bisa tumbuh baik di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Jenis anggrek yang cocok untuk kondisi ini adalah anggrek Ancedium, anggrek Dendrobium, atau anggrek Cattleya.

Untuk membudidayakan tanaman anggrek jenis kedua ini Anda harus memiliki tempat yang khusus yang sudah dirancang sedemikian rupa agar bisa memaksimalkan pertumbuhan anggrek yang Anda tanam.

Sedangkan jenis tanaman anggrek yang terakhir adalah anggrek yang tidak suka terkena sinar matahari, sehingga Anda harus menempatkan tanaman ini di tempat yang teduh. Bila Anda mempunyai halaman rumah yang teduh, sebaiknya Anda menanam jenis Anggrek Paphiopedilum dan anggrek Phalaenopsis. Itulah hal-hal dasar yang wajib anda ketahui sebelum anda budidaya tanaman anggrek.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers

Follow by Email