Pin It

01 May 2016

Ini Keuntungan Pertamina Sebagai Sponsor Rio Haryanto Di F1

Ajang balapan Formula 1 (F1) memang akan selalu menarik perhatian banyak masyarakat dunia. Dan satu pembalap Indoensia yang juga merupakan satu-satunya wakil dari Asia ini adalah Rio Haryanto. Dengan munculnya Rio Haryanto sebagai pembalap pertama Indonesia di kancah F1 ini tentu saja membuat pamor negara Indonesia menjadi terangkat. Bersama tim Manor Racing, Rio akan berjuang keras untuk bisa mengharumkan nama bangsa.


Namun dalam perjuangan menapaki karir sebagai pembalap F1, Rio Haryanto tidak sendirian. Berbagai support telah dihadirkan oleh pemerintah Indonesia untuk bisa membuat Rio bisa tampil maksimal di lintasan balap. Selain pemerintah Indonesia, BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Pertamina juga memberi dukungan langsung dengan menjadi sponsor utama pembalap kelahiran Solo, Jawa Tengah, 22 Januari 1993 ini.

Strategi Tingkatkan Brand Awareness Pertamina

Mengapa Pertamina bersedia menjadi sponsor Rio Haryanto? Dan apa keuntungan Pertamina menjadi sponsor Rio Haryanto? Pertamina pasti untung gede jadi sponsor Rio Haryanto karena ditonton orang sedunia di setiap race. Dari Rio saja sorotannya gede apalagi dari Pascal karena dia lebih sering kena sorot TV pasti nilainya makin nguntungin pertamina.

Ketika kita melihat Rio dengan pakaian balap, helm balap dan mobilnya kita akan mendapati nama Pertamina di sana. Tentu saja tulisan dan logo yang ada disetiap perangkat dan perlengkapan balap F1 akan dianggap sebagai sponsor dari pembalap dan tim yang menaunginya. Pertamina sendiri memang tidak menampik perihal dukungan dan sponsornya pada Rio dan tim Manor Racing. Bahkan menurut pihak Pertamina hal ini memang sengaja dilakukan sebagai salah satu bentuk strategi PT Pertamina (Persero) untuk meningkatkan brand awareness di kancah internasional.

Dari situ jelas, Public Relations (PR) value dan Promotion Value yang diperoleh Pertamina lewat kehadiran Rio Haryanto di F1 melebihi angka sponsorship. Biaya sponsorship Pertamina, sebagai sponsor Rio Haryanto di F1 mencapai 5 juta euro (sekitar Rp 75 milyar), sedangkan PR value dan Promotion Value yang diraih Pertamina dalam tiga race pertama F1 adalah 15 juta euro (sekitar Rp 225 milyar).

Wianda Pusponegoro, vice president corporate communication Pertamina, mengatakan "Kami memberikan biaya sponsor kepada Rio sebesar 5 juta euro, yang kalau dikurskan ke rupiah sekitar Rp 75 milyar. Nah, target kami secara promotional dan PR valuenya harus di atas biaya sponsorship itu. Target PR dan promotion value kami dalam kisaran Rp 80 – 85 milyar".

“Cara menghitungnya adalah kami memonitoring artikel dan berita-berita yang berkaitan dengan Pertamina di TV, media cetak dan online dan juga aktivasi yang dilakukan below-the-line. Nah tim kami menghitungnya dengan formula yang kami pakai selama ini. Kami memiliki metoda penghitungannya. Misalnya kalau muncul di TV, durasi TV itu berapa. Rate iklannya berapa kalau brand Pertamina muncul di dalam durasi sekian jika muncul sebagai iklan". Nah semua itu dikalkulasi, dari hasil kalkulasi itu ternyata melebihi target kita,” tambah Wianda.

Bayangkan berapa milyar penduduk dunia yang melihat F1 setiap tahunnya. Itu baru TV, belum exposure di media cetak, online, games, aktivasi, film, diecast dan lain-lain.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers

Follow by Email