Pin It

28 April 2016

Mengenal Leukimia Tipe Chronic Myeloid yang Menyerang Orang Dewasa

Kali ini kami akan Berbagi Info mengenai Leukimia Tipe Chronic Myeloid. Mungkin belum banyak kita mengenal penyakit chronic myeloid leukemia (CML) yang biasa menyerang orang dewasa. CML adalah salah satu bentuk dari leukemia yang ditandai dengan pertumbuhan yang tidak teratur dari sel myeloid di dalam sumsum tulang dan terakumulasi juga di dalam darah. Kanker ini butuh waktu untuk berkembang dan jika tidak tertangani maka berakibat fatal mengakibatkan kematian.


CML biasanya mempengaruhi orang dewasa dan jarang terjadi pada anak anak, meskipun dapat terjadi pada semua usia. Di dunia, CML ditemukan ada 12 kasus per 100 ribu orang setiap tahunnya, yang merupakan 15 persen dari total leukimia dewasa. Diperkirakan hanya satu sampai lima persen kasus leukimia pada anak yang kemudian tergolong menjadi CML.

Tanda-Tanda Leukimia Tipe Chronic Myeloid

Tanda-tanda Chronic Myeloid Leukemia (CML), yaitu mengalami kelelahan, demam, berat badan menurun bukan karena pengaturan pola makan, kehilangan selera makan, nyeri di bawah tulang rusuk sisi kiri, kulit pucat dan berkeringat berlebihan pada saat tidur. Menurut sumber Klinik Prodia, CML sering dibagi menjadi tiga fase berdasarkan karakteristik klinis dan hasil laboratorium. CML dimulai dengan fase kronik, dan setelah beberapa tahun berkembang menjadi fase akselerasi dan kemudian menjadi fase krisis blast. Krisis blast adalah tingkatan akhir dari CML dan mirip seperti leukemia akut.

Perkembangan dari fase kronik melalui akselerasi dan krisis blast diperoleh kromosom abnormal yang baru yaitu kromosom philadelphia. Sebagai Laboratorium Klinik yang terdepan dan terus berinovasi dengan menghasilkan minimal 10 tes baru setiap tahunnya, Prodia mengembangkan layanan pemeriksaannya dengan adanya pemeriksaan khusus untuk mendeteksi seseorang menderita CML atau tidak. Metode yang digunakan Prodia adalah dengan menggunakan reverse transcriptase multiplex PCR yang cepat dan sensitif sehingga memudahkan deteksi secara simultan dua atau lebih gen pada reaksi yang sama.

Reverse Transcriptase Multiplex PCR saat ini merupakan metode/teknik yang paling sensitif dalam deteksi RNA yang tersedia. Dengan semakin berkembangnya teknologi kesehatan saat ini, diharapkan masyarakat peduli dengan kesehatannya, terlebih untuk mendeteksi dini CML. Untuk itu Laboratorium Klinik Prodia selalu mengeluarkan pemeriksaan pemeriksaan baru untuk terus menunjang pelayanannya kepada masyarakat.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers

Follow by Email