Pin It

20 March 2016

Waspadai Kejahatan di ATM Dengan Nomor Call Center Palsu

Aksi kejahatan melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM) akhir-akhir ini semakin meningkat. Dapat dipastikan setiap minggu ada berita di media massa, baik cetak ataupun elektronik terjadi kejahatan di ATM. Seperti yang dialami oleh penulis ketika hendak mengambil uang di salah satu ATM pada 19 Maret 2016 ternyata mendapati Nomor Call Center ATM tersebut palsu. Akhirnya penulis membatalkan transaksi dan melaporkan ke Satpam.


Namun selain melapor ke Satpam, menulis juga iseng meledek nomor tersebut. Coba perhatikan sms dibawah ini, nomor pengirim sama dengan nomor call center palsu diatas. Setelah penulis ledek alhasil penjahat tersebut marah-marah namun nomornya tetap aktif hehe...


Nomor Call Center Palsu

Pelaku memasang nomor Call Center palsu di ATM yang rusak (atau sengaja dirusak) yang membuat kartu ATM korban tersangkut. Korban yang panik segera berusaha menghubungi Call Center, yang karena cerobohnya tidak mengetahui bahwa nomor yang ada pada Call Center terpasang tersebut salah. Pelaku yang berpura-pura sebagai petugas menanyakan nomor PIN setelah korban menelpon ke Call Center palsu, setelah itu pelaku yang berada di dekat ATM mengambil kartu debit korban yang tersangkut (atau dikombinasikan dengan skimming, untuk mendapat kode PIN). Beberapa kasus, pelaku Call Center palsu akan menginstruksikan korban untuk melakukan sejumlah rangkaian yang harus diikuti dan dimana hasilnya uang korban akan hilang dari rekening.

Menawarkan Bantuan di Lokasi ATM

Pelaku biasanya berada di sekitar ATM. Korban yang diincar adalah yang terlihat PANIK atau kurang mengerti penggunaan ATM (kasihannya seringkali ini adalah masyarakat ekonomi bawah). Pelaku menawarkan bantuan sambil mengintip saat korban memasukkan kode PIN. Atau kadang hanya untuk meyakinkan pengguna untuk menelpon nomor Call Center palsu.

Modus Berbasis Teknologi

1. Membaca kartu dan membuat duplikatnya (skimming)

Intinya pelaku dengan bantuan alat pembaca kartu magnetik, menggandakan informasi rahasia yang ada di kartu ATM lalu membuat duplikatnya (setelah sebelumnya juga mencuri kode PIN). Cara membaca kartu ATM ini ada beberapa modus:

- memasang alat pembaca di ATM
- bekerjasama dengan petugas kasir. Korban yang tidak waspada tidak mengetahui kalau penjahat kasir ini menggesekkan ke pembaca yang lain terlebih dahulu sebelum menggesek ke perangkat resmi dari bank yang bersangkutan.

Cara pencurian kode PIN pun ada beberapa cara:

- memasang kamera mata-mata di sekitar mesin ATM yang sudah dilengkapi dengan alat pembaca
- memasang nomor Call Center palsu
- mengintip dari antrian pengguna

Semua modus kejahatan di atas tidak memerlukan keahlian khusus di bidang Teknologi Informasi seperti yang dimiliki professional hacker untuk menyusup ke sistem informasi bank untuk kemudian mencuri data nasabah.

Seperti halnya carder yang mendapat nomor kartu kredit gratisan dari hacker untuk melakukan carding. Pencopet kelas teri pun bisa melakukan skimming dengan pasokan alat dari sindikat kejahatan.

Antisipasi
Untuk mengantisipasi aksi kejahatan tersebut di atas, berikut beberapa tips agar terhindar dari aksi kejahatan ATM, diantaranya:

1. Melindungi kerahasiaan PIN ATM dengan cara yaitu:
a. Mengganti PIN secara berkala
b. Menutup dengan tangan ketika memasukkan PIN sehingga tidak terlihat pihak lain
2. Cari lokasi ATM yang relatif aman
3. Memerhatikan kondisi fisik ATM dan sekelilingnya, dan apabila ada hal-hal yang mencurigakan, nasabah diharapkan tidak menggunakan ATM tersebut dan segera melapor kepada pihak bank terdekat atau ke yang berwajib
4. Pada saat bertransaksi menggunakan kartu ATM pada merchant (toko yang bekerjasama dengan pihak perbankan), diharapkan nasabah memperhatikan kondisi alat EDC, bila terdapat alat (device) mencurigakan yang menempel pada EDC atau hal lain yang mencurigakan, nasabah dihimbau tidak bertransaksi dan segera melapor kepada pihak bank terdekat atau yang berwajib
5. Segera blokir kartu ATM bila menemukan kejanggalan transaksi
6. Jangan mudah percaya dengan bantuan orang lain di sekitar ATM
“Kewaspadaan merupakan langkah awal untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan”

Referensi:

* www.metro.polri.go.id
* www.bi.go.id
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers

Follow by Email