Pin It

17 March 2016

Ini Mobil Berbahan Bakar Udara Buatan dr Helmy Dja’far Dari Surabaya

Pernahkah anda mendengar mobil berbahan bakar udara? Mungkin baru anda dengar untuk kali pertamanya, karena selama ini lumrahnya mobil itu berbahan bakar minyak, gas atau yang sekarang lagi naik daun mobil berbahan bakar Listrik.

Helmy Djafar, dokter di klinik Cita Husada dan Surabaya Herbal Center membuat inovasi mobil ramah lingkungan. Helmy membeli mobil bekas dan mesinnya di ganti dengan mesin karyanya sendiri, yang dapat menerima udara yang telah dikomporesi dan bertekanan tinggi sehingga mesin dapat bekerja dan menggerakkan mobil. Untuk melaksanakan niatnya tersebut pria berusia 45 tahun ini dibantu oleh tiga orang rekannya yang bernama Adang Mansyur, Muhammad Ikhsan dan Sumadji.


Mobil yang dimaksud adalah sebuah mobil yang menggunakan mesin hasil rancangan tim dr Helmy kemudian dipadukan dengan tabung oksigen, yang mana tabung oksigen inilah yang menjadi penyuplay bahan bakar mesin tersebut. Meski bentuknya masih sebatas prototipe dan belum sempurna, kendaraan yang dibekali mesin berbahan bakar udara ini sudah dilakukan uji coba, dan terbukti meskipun mesin rancangan tim dr Helmy ini tergolong kecil tapi mampu membuat mobil yang berukuran cukup besar berjalan.

Mesin yang di gunakan pada mobil tersebut berukuran lebih kecil dibandingkan mesin mobil berbahan bakar BBM pada umunya, mesin ini berdimensi panjang, lebar dan tinggi 15 cm. Meski ukuran mesin jauh lebih kecil, tapi tenaga yang dihasilkannya mampu menggerakkan mobil berukuran besar. Silahkan anda lihat videonya [ Di Sini ]

 
Mobil udara buatan Helmy ini bisa dibilang sangat murah karena hanya memanfaatkan udara yang dimasukkan ke dalam tabung kompresor berisi sekitar 20 kiloan. Tiap satu tabung diperkirakan bisa menempuh jarak sekitar 10 kilometer. Kecepatan yang bisa ditempuh oleh mobil yakni 60 - 70 km/jam. Proses kerjanya juga sederhana, yakni udara yang dikompresikan jika mobil dihidupkan akan menggerakkan poros dan bisa berjalan. Selain hemat bahan bakar, Mobil ini juga rendah emisi seperti halnya mobil listrik. Bahkan mobil itu semakin ramah lingkungan karena udara buangnya dapat digunakan untuk mengisi aki atau menyalakan AC mobil.

Menurut penuturan dr Helmy, biaya untuk riset mobil udara ini menghabiskan dana yang tidak bisa dibilang sedikit yaitu kurang lebih Rp 250 – 300 Juta. Namun jika mobil ini nantinya diproduksi masal, mungkin biasa produksi untuk satu unit mobil hanya membutuhkan Rp 20-25 juta karena mesin mobil ini relatif murah.
Disarikan dari berbagai sumber: Trans7, Metrotv, Kompas, Jawa Pos
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers

Follow by Email