Pin It

12 February 2016

Proses Pemindahan Kereta Bersejarah KRD MCDW 300 Kuda Putih Dari Solo Balapan Ke Lempuyangan Yogyakarta

KRD (Kereta Rel Diesel) MCDW 300 atau yang akrab KRD Kuda Putih merupakan KRD yang pertama kali dioperasikan di Indonesia. KRD MCDW 300 Kuda Putih didatangkan pada tahun 1963 dari pabrik Glossing und Schlorer GmbH (Jerman) sejumlah 7 unit dengan formasi 1 set terdiri dari 2 unit dan 1 unit yang tersisa sebagai cadangan. KRD ini dioperasikan pada jalur Solo – Yogyakarta.


Beginilah Kondisi interior KRD Kuda Putih saat mangkrak dan digunakan sebagai Kantor KDK Solo. Rabu (30/11/2015) Pusat Pelestarian dan Benda Bersejarah PT KAI dengan dibantu jajaran Sarana DAOP 6 YK melakukan pemindahan KRD MCDW 300 Kuda Putih dari Komplek Dipo Kereta Solo ke Komplek Stasiun Lempuyangan Yogyakarta. Pemindahan ini dilakukan dalam rangka untuk penyelamatan aset perkeretaapian Indonesia yang mempunyai sejarah, serta melestarikannya agar dapat menjadi manfaat pada generasi mendatang.


Penggeseran eks KRD MCDW 300 Kuda Putih dari kebun tempat mangkraknya kereta ke rel menggunakan alat bantu dongkrak hidraulik. Tampak para pegawai Sarana PT. KAI DAOP 6 YK yang melaksanakan penggeseran.


Setelah selesai proses penggeseran dan penempatan di atas rel, Kamis (08/12) eks KRD MCDW 300 Kuda Putih dikirim ke Lempuyangan dengan menggunakan KLB (Kereta Luar Biasa) bersama dengan Crane Kirow atau yang akrab dipanggil dengan Kumbokarno untuk membantu meletakkan setelah sampai di Lempuyangan nanti.

Akhirnya rangkaian KLB Kuda Putih sampai di Lempuyangan, Yogyakarta, rangkaian KLB ini berjalan selama 6 jam dari Solo Balapan sampai dengan Lempuyangan, dikarenakan kondisi KRD MCDW 300 Kuda Putih hanya layak jalan dengan batas kecepatan 20 km/jam.

Setelah KRD MCDW 300 Kuda Putih selesai ditempatkan, seluruh team pemindahan yang terdiri dari Pusat Pelestarian dan Benda Bersejarah PT. KAI yang diarahkan dan dipimpin oleh VP Non Bangunan Bpk. Trenggono Adi serta PT KAI DAOP 6 dibawah pimpinan EVP Bpk. Bambang Eko Martono serta Sarana PT. KAI DAOP 6 YK dibawah pimpinan Junior Manager Sarana Bpk. Rusdianto menyempatkan untuk foto bersama di depan KRD MCDW 300 Kuda Putih.


Pemanfaatan KRD MCDW 300 Kuda Putih nantinya akan digunakan sebagai kereta pustaka yang bertujuan untuk mengenalkan dan menjelaskan tentang perkeretaapian Indonesia kepada khalayak umum, selain sebagai monumen yang menjelaskan tentang KRD pertama yang beroperasi di Indonesia.

Admin ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada rekan Naufal Fadhilah untuk semua foto yang sangat istimewa dalam artikel ini.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers

Follow by Email