Pin It

24 January 2016

Iron Man Asal Bali Berbasis Brain Computer Interface (BCI) ?

Bagi penggemar film Marvel, sosok Iron Man menjadi pahlawan super yang sangat ditunggu-tunggu. Tokoh Tony Stark yang diperankan Robert Downey Jr ini digambarkan sebagai pria yang cerdas dan mampu membuat robot yang dibuat dengan teknologi canggih. Ternyata, sosok tersebut tak hanya terjadi di dunia fiksi. Seorang pria asal Bali bernama I Wayan Sumardana alias Sutawan atau Tawan ini membuat tangan mirip Iron Man.

Awalnya, pria bernama I Wayan Sumardana alias Sutawan atau Tawan ini menderita stroke ringan 6 bulan yang lalu. Tangan kirinya sangat susah untuk digerakkan, dan dokter mengatakan bahwa pria 31 tahun ini menderita stroke.


Karena keterbatasannya ini, Tawan mempunyai ide cemerlang agar tangannya bisa tetap bisa berfungsi. Karena sebagai kepala keluarga dan harus menghidupi istri dan ketiga anaknya, Tawan memutar otak, mencari cara agar tetap bisa bekerja walaupun salah satu tangannya tidak bisa bergerak.

Berbekal pengetahuan tentang mesin saat bersekolah di STM dulu, Tawan akhirnya berhasil menciptakan robot tangan jenis EEG yang bisa dikontrol hanya dengan otak. Dia hanya perlu fokus untuk menggerakkan tangan buatan tersebut ke sana kemari.

Bukan sekali mencoba langsung bisa, Dia sudah berkali-kali gagal dengan berbagai eksperimennya, hingga akhirnya percobaan terakhir berhasil. Dia mencari cara melalui internet dan mengaplikasikannya dengan barang rongsokan yang ada di bengkelnya.


Berkat idenya yang cemerlang membuat tangan Iron Man ini, Tawan kini semakin populer. Banyak temannya yang memanggil Dia Iron Man atau manusia robot. Bahkan media luar negeri seperti 9gag pun juga menyorot pria asal Bali Indonesia ini seperti screenshot di atas.

Melihat kondisi ini, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengaku kagum dengan kegigihan Tawan untuk bangkit hingga menciptakan robot tangan yang menghebohkan itu. Secara pribadi, Mangku Pastika langsung memberikan bantuan tunai sebesar Rp 50 Juta kepada Sutawan, termasuk bersedia untuk membantu pengobatan tangan Sutawan yang lumpuh.

"Kita akan bantu pengobatannya ke dokter syaraf, kalau tidak bisa di Karangasem, kita bawa ke Denpasar, kalau tidak ada di Bali, kita bawa keluar Bali, kalau tidak ada di Indonesia kita bawa kemana lah. Karena ilmunya Sutawan ini yang sangat berharga," ujar Mangku Pastika.

Lantas untuk menjawab keraguan dari para Netizen terkait robot temuan Sutawan itu, Gubernur Bali mengaku siap memfasilitasi untuk menguji kebenaran robot tangan rancangan Sutawan tersebut dengan mendatangkan para pakar ahli teknologi. "Silakan diuji, karena ada pakarnya untuk menguji itu," singkatnya.

Untuk mengetahui kebenarannya, Gubernur Bali, I Gede Mangku Pastika akan mendatangkan tim ahli teknologi untuk meneliti kebenaran kemampuan temuan Tawan tersebut. Sebab robot tangan yang dirancang sendiri oleh Sutawan tersebut tergolong cukup canggih, karena berbasis Brain Computer Interface (BCI) dengan rumus Alfa-Delta-Meta-Neta.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers

Follow by Email