Pin It

24 January 2016

Begini Prinsip Kerja Maglev, Kereta Cepat Bisa Mengambang Diatas Rel

Perkembangan teknologi bidang transportasi darat kususnya kereta api begitu cepat. Belakangan ini telah muncul dan dikembangkan teknologi baru pengganti kereta api. Yaitu Maglev ! Dengan kereta ini manusia bisa melaju cepat diatas rel magnetik, kecepatannya berkisar 650 km/jam (404 mpj) hingga layak kereta ini mendapat predikat Kereta Tercepat Di Dunia.


Apa itu Maglev? Bagaimana bisa kereta ini mencapai 650 km/jam? Siapa penemunya? Mari kita simak ulasan berikut untuk dapat menjawab pertanyaan diatas:

Apa Itu Kereta Maglev ?
Secara bahasa, Maglev (MagneticallyLevitated Train) berarti Kereta Api yang mengambang secara magnetis. Kereta ini secara konsisten mulai dikembangkan pada tahun 2004 di Jepang yang mengadopsi teknologi dari Jerman. Di tahun yang sama, China justru mendahului Jepang untuk me-release kereta ini. Sekarang, hanya beberapa negara maju yang menggunakan kereta ini, antara lain Jepang, China, Jerman, Perancis dan Amerika.


Siapa Penemu Kereta Maglev? Teknologi pendorongan kereta oleh motor induksi linear pertama kali dipatenkan oleh James R. Powell dan Gordon Danby pada tahun 1969 yang meneruskan teknologi motor induksi dasar yang dikembangkan oleh Eric Laithwaite. Mereka-merekalah yang dianggap paling berperan dalam penemuan teknologi maglev.

Bagaimana Prinsip Kerja Kereta Maglev? Baiklah, saya akan jelaskan sedikit tentang cara kerja kereta ini. Rel Superkonduktor Sesuai dengan namanya, kereta ini bekerja berdasarkan prinsip gaya angkat magnetis. Sehingga sewaktu berjalan, kereta ini tidak menyentuh rel, melainkan melayang diatasnya sekitar 10 mm.

Kalau keretanya nggak nyentuh rel kok gak jatuh? Mungkin Jawabannya mudah saja, hampir 98% bahan penyusun relnya terbuat dari magnet superkonduktor. Sehingga kereta sebesar ini bisa tetap lengket dengan relnya walau pada kecepatan 500km/jam.


Gaya dorong kereta ini dihasilkan oleh interaksi antara motor induksi raksasa di dalam kereta dengan rel magnetisnya, yang otomatis menghasilkan gaya dorong yang luar biasa kuatnya. Bila diasumsikan berat 1 buah kereta Maglev 3 gerbong adalah 300 ton, maka hal ini setara dengan seorang manusia yang mendorong 1 buah truk kontainer dengan kecepatan 50 km/jam. Luar biasa bukan?

Gaya dorong superkuat itulah yang menyebabkan kereta ini dapat mencapai kecepatan 650 km/jam. Bila di Indonesia ada kereta ini, jarak antara Surabaya-Jakarta dapat ditempuh hanya dalam kurun waktu 1 jam 15 menit. Wah, coba bandingkan pakai bus saja sampai 20 jam-an.

Tapi, masalahnya. Kapan kereta ini bisa sampai di Indonesia ? Kita berdoa saja, semoga pembangunan Kereta Cepat Bandung-Jakarta oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) segera selesai dan beroperasi. Bagi pembaca yang bertempat di Jakarta atau Bandung, berbahagialah. Karena kalian akan dapat merasakan sensasi naik kereta supercepat. Tapi bukan maglev, melainkan Kereta Cepat KCIC (Kereta Cepat Indonesia China). Ya paling tidak sejenis lah ya... Oh ya untuk wujud Kereta Cepat Jakarta-Bandung bisa di lihat Di Sini
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers

Follow by Email