Pin It

18 December 2015

Mengenal Tim Manor Marussia yang Akan Dibela Rio Haryanto di F1

Rio Haryanto akan berlaga di ajang Formula 1 bersama tim Manor Marussia. Jika terwujud maka ini jadi prestasi tersendiri bukan hanya untuk Rio namun juga untuk tim Manor itu sendiri. Pasalnya sepanjang berdiri dan berlaga di Formula 1, tim Manor belum pernah memiliki pebalap yang berasal dari benua Asia. Selain fakta menarik tersebut, masih ada sejumlah fakta menarik tentang tim Manor yang jarang terekspose. Apa saja itu? Berikut 5 kisah menarik tim Manor Marussia:


Sejarah Tim Manor Racing

1. Sejarah
Sebelum menggunakan nama Manor Marussia Formula 1 Team, tim ini bernama Marussia F1 atau Manor Grand Prix. Baru pada 12 Juni 2009, federasi Formula 1 atau FIA mengesahkan tim ini bisa berlaga di ajang F1 di 2010. Kemudian di 2011 kembali berganti nama menjadi Marussia Virgin Racing setelah perusahaan otomotif Rusia membeli mayoritas saham dari pengusaha Inggris, Richard Branson. Lihat Video Launching mobil F1 MRT05 Rio Haryanto Di Sini


Saat kepemilikan dipegang oleh John Booth di 2012, pria kelahiran Rotheram, Inggris ini tetap mempertahankan nama tim Manor Marussia atau Manor Motosport. Sebelum berlaga di ajang F1, Manor hanya bermain di Formula Renault. Di ajang ini, Manor mampu menjadi yang terbaik dengan meraih kemenangan di 1991, 1994, 1995, 1997 dan 2000. Di 1999, Manor juga sempat ikut di ajang Formula 3 dan mampu keluar sebagai juara.

2. Dua Juara Dunia
Manor sepanjang sejarahnya di ajang Formula 1 mencatatkan diri sebagai tim yang pernah dibela oleh dua juara dunia yakni Kimi Raikkonen dan Lewis Hamilton. Kimi membela Manor kala Manor berlaga di Formula Renault. Kimi pun meraih prestasi gemilang bersama Manor dengan juara pada 2008, 2014 dan 2015. Sedangkan Lewis Hamilton membela Manor setelah menggantikan posisi pembalap sebelumnya, Antonio Pizzonia di ajang Formula 3 pada 1999 silam.

3. Tragedi GP Jepang
Pada GP Jepang Oktober 2014, Manor mengalami masalah besar. Pebalap andalan mereka saat, Jules Bianchi mengalami kecelakaan yang membuat pebalap asal Prancis itu alami koma karena cedera otak. Manor pun mau tak mau di sisa seri berikutnya hanya turun dengan satu pebalap yakni Max Chilton. Selain untuk menghormati Biancchi yang masih berjuang di kondisi komanya, Manor juga sedang mengalami masalah keuangan setelah insiden tersebut.

4. Dave Ryan
Direktur tim ialah sosok yang penting dalam perjalanan tim Formula 1, bukan mengecilkan peran yang lain namun peran dari seorang direktur tim akan membuat tim berjalan sesuai dengan tujuan. Di Manor, sosok Dave Ryan merupakan sosok yang berperan mengangkat tim Manor di ajang F1. Pria asal Selandia Baru tersebut baru diangkat jadi direktur tim pada November 2015 lalu. Sebelum menjadi direktur tim Manor, Dave Ryan sempat menjadi teknisi di tim McLaren M23 di kejuaraan dunia 1976. Ia lalu menjadi kepala mekanik untuk tim tersebut. Selang 18 tahun, ia diangkat jadi direktur olahraga McLaren M23.

5. Rio Haryanto
Usai balapan terakhir GP2, Rio diberi kesempatan mencoba mengetes ban Pirelli dengan mobil Tim F1 Manor bermesin Ferrari 059/3 dan bersasis MR03B di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada 1 Desember 2015. Cep Goldia, Media Relations Rio Haryanto menyebutkan pebalap asal Solo, Jateng, tersebut berhasil menyelesaikan 56 putaran pada sesi pagi hari dengan catatan waktu 1:49.593.

Sementara itu pembalap asal Inggris Jordan King yang juga menjalani tes F1 bersama Manor Merussia tersebut menjalani 59 putaran pada sesi sore harinya dengan catatan waktu 1:49.661. Dasar ini yang kemudian membuat Manor sangat tertarik merekrut Rio sebagai pebalapnya di musim depan. Kabar terakhir, Rio dipastikan mendapat satu kursi di tim Formula 1 asal Inggris itu begitu kontrak ditandatangani.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers

Follow by Email