Pin It

22 December 2015

Kisah Timothius Martin Besarkan MatahariMall.Com

Setelah sukses membangun karier di berbagai perusahaan e-commerce di Inggris tidak membuat Timothius Martin, head of online marketing MatahariMall.com, bangga. Ia pun akhirnya meninggalkan kariernya di Inggris dan kembali ke Tanah Air untuk bergabung dengan MatahariMall.com. Tujuannya ingin menjadikan situs perdagangan online Indonesia tersebut tidak hanya sebagai tuan rumah di negeri sendiri, tapi juga terbesar di kawasan Asia Tenggara. Timothius Martin berkisah, ia memulai kariernya di bidang industri makanan sebagai food scientist, karena awalnya merupakan lulusan Bachelor Degree BSc Food Technology dari Universitas Pelita Harapan (UPH). Lalu, dia melanjutkan studi Masters of Marketing (MSc Marketing) di University of Birmingham, United Kingdom (UK).


Setelah lulus S2, ia pun kemudian bekerja selama empat tahun lebih di Inggris di bidang digital marketingdi salah satu perusahaan travel terbesar di dunia, Priceline Group ( Rentalcars.com, Booking.com, Agoda.com, Priceline.com) dan salah satu agensi digital marketing and web hosting lokal terbesar, yaitu Easy Internet Services & Solutions.

“Didorong oleh rasa ingin berkontribusi di negara sendiri, saya akhirnya memutuskan untuk kembali dan bergabung dengan MatahariMall.com di awal 2015,” ungkap pria yang akrab disapa Timo tersebut di Jakarta, Senin (14/12).

Timo ingin membuat sesuatu yang berarti untuk Indonesia, sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat, sesuatu yang memungkinkan banyak orang untuk melakukan banyak hal dengan jauh lebih mudah dari biasanya. MatahariMall.com memiliki visi yang dinilainya serupa, yaitu ingin membuat kegiatan belanja online tidak hanya dinikmati oleh masyarakat di kota-kota besar saja, tetapi juga di berbagai daerah, bahkan di pulau yang terpencil sekalipun. “Hal inilah yang saya yakin akan membuat perbedaan besar bagi kehidupan orang banyak dan mampu merevolusi industri ritel di negara kita,” ujarnya.

Lebih lanjut Timo mengatakan, pasar e-commerce di Indonesia saat ini sedang ada di titik perubahan, di mana pelanggan retail offline yang mulai beralih ke belanja online dengan porsi yang mulai membesar. Dengan kondisi gencarnya penetrasi internet dan smartphone, aktivitas belanja online pun menjadi sebuah pengalaman yang mudah dan menyenangkan bagi masyarakat Indonesia.

Ia pun optimistis, fitur O2O (online-to-offline dan offline-to-online) MatahariMall.com yang fenomenal akan membantu pertumbuhan jumlah transaksi belanja online. Hal itu terutama akan terjadi di kota-kota kecil, di mana masih terdapat pangsa pasar besar yang selama ini belum disentuh oleh e-commerce sama sekali.

Menurut Timo, jika melihat peta persaingan secara global, status juara e-commerce di sebuah negara biasanya menjadi milik pemain lokal. Di Inggris ada ASOS, Amerika Serikat punya Amazon dan eBay, di India ada Flipkart, dan di Tiongkok ada Alibaba.

Untuk itu, sudah saatnya Indonesia punya "pahlawan" lokalnya sendiri dalam bidang e-commerce dan MatahariMall.com punya segala syarat yang dibutuhkan untuk menjadi jagoan di negeri sendiri.

“Untuk saat ini, saya ingin membawa MatahariMall.com menjadi situs belanja online terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara,” tegas Timo.

Sumber: Berita Satu
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers

Follow by Email