Pin It

17 December 2015

Bagaimana Nasib Pengguna Kartu SIM Lama Setelah Ada Aturan Baru?

Aturan kewajiban registrasi kartu SIM prabayar saat ini telah berlaku bagi pembeli kartu SIM perdana yang baru. Lalu bagaimana dengan nasib pengguna / pemilik kartu SIM lama atau existing user? Ketua Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), Kalamullah Ramli mengatakan bahwa Kemenkominfo bersama dengan BRTI akan mewajibkan pemilik nomor lama untuk registrasi ulang.


Namun kapan pelaksanaan registrasi ulang dan bagaimana teknisnya, saat ini baru dirumuskan bersama-sama dengan para pemangku kepentingan. "Untuk pelaksanaannya, BRTI akan berdialog dahulu dengan para stakeholder (pemangku kepentingan), termasuk operator," ujar Kalamullah.

Sementara, Direktur Eksekutif Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI), Sutrisman mengatakan pihaknya saat ini sedang fokus memberlakukan regulasi bagi pelanggan baru. Aturan untuk pelanggan lama akan menyusul diterapkan secara bertahap.

"Nanti ada waktunya kita akan membahas bagaimana ketentuan bagi pelanggan existing ini," kata Sutrisman. Telkomsel, selaku operator dengan jumlah pelanggan terbanyak, saat ini sudah mulai melakukan pendataan ulang melalui gerai-gerai Grapari bagi pelanggan lamanya. Kalau ada pelanggan kami yang datang ke Grapari, Telkomsel sudah mulai mendatanya, mereka wajib setor KTP.

Sebenarnya, aturan registrasi pendataan pengguna kartu SIM ini telah diberlakukan sejak 2005 lalu oleh Kementerian Kominfo melalui Peraturan Menteri Nomor 23/2005. Namun karena operator mendapat banyak keluhan dari pelanggan, maka aturan registrasi pengguna prabayar ini seringkali tidak dilaksanakan. Kalaupun pelanggan melakukan registrasi, data yang diberikan selama ini seringkali tidak akurat, menyangkut nama, nomor identitas, alamat, dan sebagainya. Pemerintah ingin agar pendataan pengguna kartu SIM prabayar kali ini lebih dipertegas demi kenyamanan bersama.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers

Follow by Email